Semarang, 1 Desember 2021 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa UIN Walisongo Semarang, khususnya dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK), Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI). Tiga mahasiswa MPI berhasil meraih Juara I dalam ajang Lomba Essay Nasional yang diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) oleh Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat STIKes Indramayu pada 1 Desember 2021.

Kompetisi esai tingkat nasional tersebut mengangkat tema “Increase Solidarity in Ending Discrimination against ODHA”, yang bertujuan meningkatkan kesadaran serta solidaritas masyarakat dalam menghapus stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Ajang ini diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, sehingga menghadirkan persaingan yang ketat dan kompetitif.

Mahasiswi MPI, Nabeela Himmatus T., berhasil meraih Juara I melalui karya tulis ilmiahnya yang kritis, solutif, dan inspiratif. Dalam esainya, Nabeela menekankan pentingnya peran pendidikan dan solidaritas sosial dalam menciptakan lingkungan yang inklusif serta bebas dari diskriminasi terhadap ODHA.

Prestasi serupa juga diraih oleh Yanwar Pratama yang sukses meraih Juara I dalam kompetisi yang sama. Melalui pendekatan argumentatif dan berbasis data, Yanwar menyajikan analisis yang komprehensif serta menawarkan solusi yang relevan dengan kondisi sosial masyarakat saat ini. Karyanya dinilai unggul dari segi substansi, kedalaman analisis, serta kontribusi pemikiran yang aplikatif.

Tidak kalah membanggakan, Muhamad Ikbal Agustami turut meraih Juara I dengan gagasan yang kritis dan berbasis nilai-nilai kemanusiaan. Dalam esainya, Ikbal mengangkat pentingnya penguatan literasi kesehatan dan kolaborasi lintas sektor sebagai strategi untuk menghapus stigma terhadap ODHA. Pemikirannya dinilai mampu memberikan perspektif baru yang konstruktif dalam menjawab persoalan sosial tersebut.

Keberhasilan ketiga mahasiswa ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UIN Walisongo Semarang, khususnya Prodi Manajemen Pendidikan Islam, tidak hanya unggul dalam bidang akademik kependidikan, tetapi juga aktif berkontribusi dalam isu-isu sosial dan kemanusiaan di tingkat nasional. Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa MPI mampu bersaing melalui karya ilmiah yang berkualitas serta memiliki kepedulian terhadap permasalahan masyarakat.

Pihak UIN Walisongo Semarang beserta seluruh civitas akademika menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian gemilang tersebut. Diharapkan keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berprestasi, dan mengharumkan nama almamater di tingkat nasional maupun internasional.