
Malang–Tabanan, 11–12 Juni 2026 — Program Studi Sarjana Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Angkatan 2024 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) UIN Walisongo Semarang melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) pada tanggal 11–12 Juni 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di dua lembaga pendidikan dan pengembangan kewirausahaan yang menjadi rujukan dalam pengelolaan pendidikan Islam, yaitu MAN 2 Kota Malang pada tanggal 11 Juni 2026 dan Yayasan Pondok Pesantren Al-Qur’an Raudlatul Huffadz Tabanan, Bali pada tanggal 12 Juni 2026.
Kegiatan KKL diikuti oleh mahasiswa Program Studi MPI Angkatan 2024 beserta dosen pendamping sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi akademik dan profesional mahasiswa dalam bidang manajemen pendidikan Islam. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk melakukan observasi secara langsung terhadap praktik-praktik pengelolaan lembaga pendidikan, kepemimpinan, serta tata kelola organisasi yang diterapkan pada lembaga pendidikan yang menjadi tujuan kunjungan.
Di MAN 2 Kota Malang, rombongan disambut hangat oleh jajaran pimpinan madrasah, tenaga pendidik, serta staf kependidikan. Dalam sesi pemaparan kelembagaan, mahasiswa mendapatkan wawasan mengenai manajemen pendidikan, kepemimpinan lembaga, pengelolaan sumber daya manusia, strategi peningkatan mutu pendidikan, serta berbagai inovasi yang diterapkan untuk mewujudkan madrasah yang unggul dan berprestasi. Diskusi interaktif yang berlangsung memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menggali lebih dalam praktik-praktik manajemen yang relevan dengan teori yang dipelajari di bangku perkuliahan.
Kunjungan dilanjutkan pada tanggal 12 Juni 2026 ke Yayasan Pondok Pesantren Al-Qur’an Raudlatul Huffadz Tabanan, Bali. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung mengenai manajemen pengelolaan pesantren, sistem kepemimpinan pesantren, pengembangan program pendidikan berbasis Al-Qur’an, penguatan budaya organisasi yang menjadi ciri khas lembaga, serta kepemimpinan kiai dalam berdakwah dan syiar pendidikan Islam khususnya di kota yang mayoritas beragama Hindu.
Prof. Dr. Fatkuroji, M.Pd., selaku Ketua Program Studi MPI FTIK UIN Walisongo Semarang menyampaikan bahwa kegiatan KKL ini memiliki maksud untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada mahasiswa mengenai manajemen kepemimpinan lembaga, manajemen pengelolaan pesantren, manajemen kewirausahaan, serta manajemen kelembagaan yang diterapkan di berbagai institusi pendidikan Islam. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai praktik manajemen pendidikan di MAN 2 Kota Malang dan Pondok Pesantren Al-Qur’an Raudlatul Huffadz serta memahami strategi branding dan pemasaran yang diterapkan pada lembaga.
Melalui kegiatan KKL ini, diharapkan mahasiswa mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kemampuan memecahkan masalah berdasarkan pengalaman lapangan yang diperoleh. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran dan memahami secara nyata implementasi manajemen pendidikan Islam sebagai kompetensi utama lulusan Program Studi MPI FTIK UIN Walisongo Semarang.
Bagi dosen, kegiatan KKL menjadi media untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pengayaan pengalaman empiris serta memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan dan organisasi yang menjadi tujuan kunjungan. Pertukaran informasi dan pengalaman yang terjadi selama kegiatan berlangsung diharapkan dapat memperkaya pengembangan kurikulum dan inovasi pembelajaran di lingkungan program studi.
Sementara itu, bagi UIN Walisongo Semarang, kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat kemitraan dengan lembaga pendidikan dan organisasi eksternal. Kerja sama yang terjalin diharapkan dapat berkembang dalam berbagai bentuk kolaborasi, seperti penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan kelembagaan, serta program-program akademik lainnya yang mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi Islam.
Melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan ini, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam FTIK UIN Walisongo Semarang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pengalaman pembelajaran yang kontekstual, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan. Kegiatan ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi kepemimpinan, manajerial, dan profesionalisme sebagai calon pengelola lembaga pendidikan Islam di masa depan.
