Semarang, 6 Juli 2026 — Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Fatahillah Bogor melaksanakan kegiatan Benchmarking dan Stadium General ke Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) UIN Walisongo Semarang pada Senin, 6 Juli 2026. Kegiatan yang dikemas dalam program Education Trip (EduTrip) ini mengusung tema “Menjalin Kerja Sama Melalui Kegiatan Benchmarking Penguatan Tata Kelola, Akademik dan Kurikulum, serta Penelitian dalam Upaya Peningkatan Mutu.” Kegiatan diikuti oleh 59 peserta yang terdiri atas unsur pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa STIT Fatahillah Bogor.

Rombongan disambut hangat oleh pimpinan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan beserta jajaran pimpinan program studi, dosen, dan mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi akademik sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga pendidikan tinggi Islam dalam mengembangkan tata kelola perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Stadium General (Kuliah Umum) yang memberikan wawasan mengenai pengembangan pendidikan tinggi Islam, penguatan tata kelola kelembagaan, inovasi akademik, serta implementasi kurikulum yang responsif terhadap tantangan pendidikan di era transformasi digital. Melalui forum ini, peserta memperoleh gambaran mengenai praktik-praktik terbaik yang diterapkan di lingkungan FTIK UIN Walisongo Semarang dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Selain kuliah umum, kegiatan dilanjutkan dengan sesi benchmarking yang melibatkan diskusi antara pimpinan fakultas, pengelola Program Studi PGMI dan MPI, Unit Penjaminan Mutu, serta Badan Eksekutif Mahasiswa. Forum diskusi berlangsung interaktif dengan membahas berbagai strategi penguatan tata kelola akademik, sistem penjaminan mutu, pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), tata kelola organisasi kemahasiswaan, hingga peluang kolaborasi dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Sebagai bentuk komitmen dalam membangun kemitraan yang berkelanjutan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara STIT Fatahillah Bogor dan FTIK UIN Walisongo Semarang. Kerja sama tersebut diharapkan menjadi landasan dalam pelaksanaan berbagai program akademik, penelitian bersama, pertukaran pengalaman kelembagaan, serta pengembangan sumber daya manusia di masa mendatang.

Ketua STIT Fatahillah Bogor menyampaikan bahwa kegiatan benchmarking ini bertujuan untuk memperluas wawasan mengenai penyelenggaraan akademik, tata kelola program studi, pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan, serta penguatan budaya mutu di perguruan tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi media bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar secara langsung melalui kuliah umum, diskusi akademik, dan pengenalan berbagai program unggulan yang dimiliki FTIK UIN Walisongo Semarang.

Sementara itu, pihak FTIK UIN Walisongo Semarang menyampaikan apresiasi atas kunjungan akademik tersebut dan menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi dalam rangka memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sinergi antarlembaga diharapkan mampu menghasilkan berbagai inovasi yang berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan tinggi Islam di Indonesia.

Melalui kegiatan Benchmarking dan Stadium General ini, diharapkan terjalin hubungan kelembagaan yang semakin erat antara STIT Fatahillah Bogor dan FTIK UIN Walisongo Semarang. Lebih dari sekadar kunjungan akademik, kegiatan ini menjadi sarana berbagi praktik baik (best practices), memperkuat jejaring kerja sama, serta menginspirasi pengembangan tata kelola perguruan tinggi yang berkualitas, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan Islam secara berkelanjutan.