
MALANG – Prestasi membanggakan di bidang pemikiran kritis dan seni berorasi kembali diukir di tingkat nasional. Nabeela Himmatus Tsuroya berhasil meraih predikat kehormatan sebagai Best Speaker dalam ajang Lomba Debat Nasional 2021.
Kegiatan bergengsi yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang ini dilaksanakan pada 1 Mei 2021. Mengusung tema strategis “Optimalisasi Manajemen Pendidikan di Era Pandemi”, perhelatan ini digelar sebagai wadah adu gagasan kritis mahasiswa dalam merespons tantangan tata kelola serta efektivitas pendidikan di tengah masa pandemi.
Dalam kompetisi yang berlangsung sengit tersebut, Nabeela Himmatus Tsuroya tampil menonjol sejak babak awal. Ia berhasil memikat perhatian dewan juri melalui kelancaran artikulasi, penyampaian argumen yang terstruktur, ketajaman analisis isu, serta ketepatan merumuskan solusi atas permasalahan manajemen pendidikan yang diperdebatkan.
Pencapaian luar biasa ini mendapat apresiasi penuh dari pimpinan fakultas dan organisasi kemahasiswaan. Penghargaan tersebut disahkan secara resmi oleh Ketua Umum HMJ AP (Ahmad Furqon Akhbar), Pembina HMJ AP (Dedi Prestiadi, S.Pd.I., M.Pd), serta diketahui langsung oleh Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang (Dr. Henny Indreswari, M.Pd).
Capaian ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi seluruh mahasiswa untuk terus mengasah pola pikir kritis, responsif terhadap dinamika isu pendidikan nasional, serta berani menyuarakan gagasan-gagasan solutif demi kemajuan dunia pendidikan di Indonesia.

MALANG – Prestasi membanggakan di bidang pemikiran kritis dan seni berorasi kembali diukir di tingkat nasional. Nutfatin Abiadhoh berhasil meraih predikat kehormatan sebagai Best Speaker dalam ajang Lomba Debat Nasional 2021.
Kegiatan bergengsi yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang ini dilaksanakan pada 1 Mei 2021. Mengusung tema strategis “Optimalisasi Manajemen Pendidikan di Era Pandemi”, perhelatan ini digelar sebagai wadah adu gagasan kritis mahasiswa dalam merespons tantangan tata kelola serta efektivitas pendidikan di tengah masa pandemi.
Dalam kompetisi yang berlangsung sengit tersebut, Nutfatin Abiadhoh tampil menonjol sejak babak awal. Ia berhasil memikat perhatian dewan juri melalui kelancaran artikulasi, penyampaian argumen yang terstruktur, ketajaman analisis isu, serta ketepatan merumuskan solusi atas permasalahan manajemen pendidikan yang diperdebatkan.
Pencapaian luar biasa ini mendapat apresiasi penuh dari pimpinan fakultas dan organisasi kemahasiswaan. Penghargaan tersebut disahkan secara resmi oleh Ketua Umum HMJ AP (Ahmad Furqon Akhbar), Pembina HMJ AP (Dedi Prestiadi, S.Pd.I., M.Pd), serta diketahui langsung oleh Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang (Dr. Henny Indreswari, M.Pd).
Capaian ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi seluruh mahasiswa untuk terus mengasah pola pikir kritis, responsif terhadap dinamika isu pendidikan nasional, serta berani menyuarakan gagasan-gagasan solutif demi kemajuan dunia pendidikan di Indonesia.
Kabar membanggakan kembali datang dari UIN Walisongo Semarang, khususnya Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTIK), Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI). Salah satu mahasiswa terbaiknya, Yanwar Pratama, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara Lomba Debat Nasional pada ajang Kejuaraan HMJ Administrasi Pendidikan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tahun 2021.
Kejuaraan bergengsi yang diselenggarakan oleh HMJ Administrasi Pendidikan UIN Malang tersebut diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah dan perguruan tinggi di Indonesia. Kompetisi ini menjadi ajang adu gagasan yang sarat prestise serta menuntut kemampuan berpikir kritis, ketajaman analisis, dan ketangguhan mental.
Dalam persaingan yang ketat, Yanwar Pratama mampu menunjukkan teknik argumentasi yang sistematis, penguasaan materi yang kuat, serta mental berdebat yang matang. Sikap sportivitas dan ketenangannya dalam menyampaikan gagasan menjadi nilai tambah yang mengantarkannya meraih posisi juara dan naik ke podium kehormatan.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UIN Walisongo Semarang tidak hanya unggul dalam bidang akademik di lingkungan kampus, tetapi juga mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional. Lomba debat nasional sendiri merupakan kompetisi intelektual yang mendorong peserta untuk mengeksplorasi berbagai sudut pandang secara objektif dan argumentatif guna menghasilkan keputusan atau solusi terbaik.
Pihak UIN Walisongo Semarang beserta seluruh civitas akademika, khususnya Program Studi MPI, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, berani berkompetisi, serta mengharumkan nama almamater di tingkat nasional maupun internasional.
Selamat dan sukses untuk Yanwar Pratama. Teruslah berprestasi, junjung tinggi sportivitas, dan jadilah inspirasi bagi generasi muda Indonesia.
